POST DETAIL

Rabu, 13 Juni 2012 - 19:34

Awal Tahun 2015, Eksplorasi Gas Di Selat Madura Dimulai

Surabaya, Seruu.com - Ekplorasi dan eskploitasi gas di perairan selat Madura  diperkirakan akan dimulai pada 2015 nanti dengan operator pengeborannya adalah Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).


Manager Humas Resources and General Affair HCML , Games Riandi dalam peresmian kantornya di Surabaya, Selasa (13/6/012) mengatakan bahwa dari pantauan dilokasi pulau Madura, saat ini ada dua lapangan yang akan dieksploitasi dan eksplorasi yaitu di lapangan BD, lapangan MDA dan MBH.


"Dilapangan itu ada 6 sumur antara lain di lapangan BD ada satu sumur dan lima sumur lainnya ada di lapangan MDA dan MBH. Kami harap  akhir tahun ini, lelang selesai dan ada pemenang. Sehingga, awal tahun depan pengerjaan infrastruktur seperti anjungan dan pipa penyalur gas sudah bisa dimulai," ujarnya.


Lebih lanjut Games menambahkan, lapangan BD diharapkan mampu memproduksi gas sebanyak 110 million metric standard cubic feet per day (mmscfd/juta kaki kubik). Sedangkan lapangan MDA dan MBH memproduksi gas sebanyak 135 mmscfd. Nilai investasi untuk pengeboran satu sumur, kisarannya mencapai USD18 juta. Dari enam sumur yang hendak di eksplorasi maupun dieksploitasi itu, diperkirakan tidak semuanya berhasil.


"Eksplorasi itu kan sifatnya spekulasi. Kalau ternyata tidak berhasil yang uang hilang. Tapi saya kira dari enam sumur itu, setidaknya 40 hingga 50% berhasil," tandas Games.


Sekedar diketahui,tahun ini, kebutuhan gas di Jawa Timur (Jatim) untuk Perusahaan Gas Negara (PGN),City Gas dan Perusahaan Listrik Nasional (PLN) mencapai 900 mmscfd. Sedangkan gas yang tersedia hanya 500 mmscfd. Sehingga, masih ada kekurangan sebanyak 400 mmscfd yang diharapkan pada 2014 dapat terpenuhi.


Tahun ini diperkirakan ada tambahan pasokan sebanyak 315 mmscfd dari Terang Siraun Batur (TSB) dan Pegerungan. Dari jumlah itu, sebanyak 130 mmscfd dialokasikan ke PLN, 65 mmscfd ke Petrokimia Gresik, 100 mmscfd ke Pertagas (industri) dan 20 mmscfd ke Indogas (industri).


Suplai gas di Jatim selama ini disuplai dari West Madura Offshore (WMO) sebesar 200 mmscfd, Santos 85 mmscfd, Lapindo 10 mmscfd, dan JOB PPEJ via Gasuma 12 mmscfd.


Sementara itu, wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang menghadiri peresmian kantor Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) mengatakan dengan dibukanya Kantor perwakilan ini mampu mendorong gairahnya dunia permigasan di Jatim. Explorasi dan exploitasi makin banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan gas di Jatim.


CSR diarahkan ke Madura agar sinergi dan sinkron dengan Pemprov dan Kabupaten sehingga bisa saling melengkapi program pembangunan“Agar jalannya produksi lancar, jika ada perbedaan hendaknya dijembatani dan diselesaikan dengan baik,” tandas mantan menteri PDT ini. (Yudi)



MOST POPULAR