POST DETAIL

Jumat, 8 Juni 2012 - 20:07

Penempelan Stiker Pada Kendaraan Pemerintah Tidak Akan Bisa Menghemat Kuota BBM Subsidi

Jakarta, Seruu.com - Berdasarkan 5 kebijakan pengendalian penggunaan BBM subsidi yang diumumkan oleh  presiden yang dijalankan oleh  pemerintah yaitu pengendalian sistem distribusi di setiap SPBU, pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan pemerintah, pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan perkebunan dan pertambangan, konversi BBM ke BBG untuk transportasi, dan penghematan penggunaan listrik dan air di kantor pemerintah.

Salah satu diantaranya yang telah dijalankan adalah 1 Juni 2012 kemarin adalah pelarangan untuk kendaraan pemerintah dengan pemasangan stiker yang berukuran besar untuk kendaraan pengguna BBM non subsidi, sedangkan ukuran kecil untuk kendaraan pengguna BBM subsidi.

Namun dari beberapa pihak yang menganggap ini tidak efektif, anggota Komisi VII Satya W Yudha juga berpikiran stiker adalah tidak efektif untuk kebijakan ini. Ia lebih setuju dengan pengendalian dengan kebijakan pertama yaitu pengendalian sistem distribusi, Ia juga menyarankan dengan menggunakan kartu pengendali.

"Itu saran saya dari dulu, stiker nggak akan efektif. Mending pakai kartu pengendali dan laksanakan kebijakan yang pertama seperti diumumkan Presiden. Kartu kendali kan lebih mudah pengawasannya, kendaraan jadi punya jatah juga/hari", jelas Satya saat dihubungi sore tadi, Jumat (8/6/12).

Satya menambahkan, penggunaan stiker ini menurutnya tidak ada kaitannya jika dipasang di kendaraan pegawai pemerintahan, BUMN, BUMD, TNI maupun Kepolisian.

"Stiker itu hanya memberikan semangat, dan kurang efisien apalagi untuk menghemat kuota itu tidak akan bisa. Ini bisa berhemat kalau penggunaan sudah diatur sejak sebelumnya", katanya. [Ain]



MOST POPULAR