POST DETAIL

Rabu, 6 Juni 2012 - 15:47

Pengamat: Plat Biru Lebih Efektif Ketimbang Stiker

Jakarta, Seruu.com - Komaidi Notonegoro, Wakil Direktur Reformainer Institute yang juga pengamat ekonomi pernah mengatakan pada 25 April 2012 lalu bahwa pilihan pemerintah menggunakan stiker dengan alasan cukup mudah dan sederhana dianggap tidak tepat. Karena, rentan akan pemalsuan.

“Untuk cetak stiker itu memang mudah dan sederhana makanya dipilih oleh pemerintah. Kalau niat mau pengendalian mending dikasih plat nomor. Katakanlah warna biru kan mencolok,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Menurut Komaidi, dengan plat nomor akan lebih mudah dilakukan pengawasan. Terlebih lagi, disediakan dispenser tangki BBM bersubsidi sendiri. Secara otomatis masyarakat juga akan ikut mengawasi. “Kalau bukan plat biru yang masuk pasti dia akan malu. Apalagi, plat merah tidak berhak sama sekali," tambah Komaidi.

Pengamat Sosial dan Energi, Agus Muldya turut mengamini statement Komaidi tersebut. Penggunaan plat biru yang juga pernah diwacanakan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan ini menurut Agus dibanding model stiker yang besar dan menyolok memang lebih estetis dan datanya menjadi lebih bisa dipertanggungjawabkan serta sulit dipalsu.

"Tentu dengan model kredit card ala pak Dahlan Iskan, ini kelihatannya rumit tetapi jika berjalan lebih sulit diakali sehingga wajar ditolak banyak pihak. Baik dari segi sulit dipalsu dan dipertimbangkan bahwa kebijakan pembatasan ini bisa jadi hanya temporer. Sayang sekali jika mengeluarkan dana dan persiapan yang luar biasa padahal ini belum tentu jangka panjang dan terpadu," tutur Agus saat dihubungi Seruu.com Rabu (6/6/2012)

Dalam situasi seperti ini, lanjut Agus bisa jadi stiker dipilih dengan pertimbangan seperti diatas namun belum dalam rangka 100% efektif. Karena terlalu banyak kemungkinan yang terjadi di lapangan.

"Sebagai contoh di Bandung kemarin,  saya dengar radio sudah ada pelanggaran walau bisa jadi ini juga soal sosialisasi, belum lagi stiker dicopot atau hal ini dijadikan peluang buat mencari lebihan. Sebaiknya disurvey saja dalam sebulan dan dilakukan diberbagai kota dan SPBU," ungkap alumni UI ini.

Dalam kebijakan pengendalian ini menurut hematnya akan lebih baik jika ada kepastian arah program pemerintah dan kepastian hukum sehingga semua program bisa dijalankan. Terutama beberapa program yang lemah realisasinya dan membuat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah menurun. [Ain]



MOST POPULAR