POST DETAIL

Sabtu, 2 Juni 2012 - 18:45

Ratna Sarumpaet, Dibawanya Kasus PHK Ribuan Buruh Tambang Ke Konferensi Internasional Bukan Dipolitisir, Ini Benar-benar pelanggaran HAM !

Jakarta, Seruu.com - Ketidakpercayaan Menteri ESDM Jero Wacik yang berujung dengan pengelakan akan impact implementasi Permen ESDM No 7 th 2012 yang mengakibatkan terancamnya 4 juta buruh tambang akan PHK menurut Ratna Sarumpaet adalah wujud ketidak sadaran seorang menteri akan kewajibannya untuk mengayomi rakyatnya. Hal tersebut disampaikan aktivis HAM ini kepada Seruu.com sore ini, Sabtu (2/6/2012).

"Saya mau menteri kita ini merenung, pekerja tambang ini kan kerja atas perjuangannya sendiri. Apa hak pemerintah mencabut hak kerja dan hak hidup mereka. Rakyat memilih mereka, membayar mereka untuk memajukan dan menyejahterakan. Bukan menindas seperti ini, ini sangat melanggar HAM," tegas Ratna.

Sementara itu Jero Wacik beberapa waktu lalu menyampaikan dengan santai saat Seruu.com mengkonfirmasi adanya PHK ribuan buruh tambang yang tengah menggelar aksi di ESDM untuk cabut permen 7.

"Ah nggak ada itu PHK segitu, daftarnya ada nggak, lalu dimana, lihat aja nanti. Akhirnya sekarang kita terangkan mereka mengerti tentang permen ini, dan keluar way outnya dari mereka," ucapnya saat ditemui seusai rakor di Kemenko (28/5/2012).

Justru anggapan Jero terhadap aksi Spartan dan ILO yang telah berencana Juni ini membawa indikasi pelanggari dengan ILO juga aktivis HAM Ratna Sarumpaet adalah usaha mempolitisir, dan Ia mengaku siap untuk menghadapi ini.

"Kalau mau dipolitikin ke Konferensi Internasional dunia saya harus hadapi lah, saya terangkan baik-baik kan dan ini tujuannya baik," jawabnya singkat.

Ratna Sarumpet menentang tegas bahwa ini sebuah bentuk politisir, karena menurutnya ini pure pelanggaran HAM. Menurutnya dan ILO tidak ada satupun negara di dunia yang membuat peraturan dan menimbulkan PHK masal juga mengancam hak hidup rakyatnya sendiri.

"Tidak ada negara lain yang bikin seperti ini hingga merenggut hak hidup rakyatnya. Saya akan dorong terus untuk konferensi ILO. Saya rasa menteri tidak tahu tugasnya, dan kesalahan terbesar rakyat Indonesia sudah memilih SBY", ungkap Ratna.

Lanjutnya, "Jero Wacik harus tahu, saya aktifis HAM dan dibawanya konferensi ini bukanlah bentuk politisi," tutunya. [Ain]



MOST POPULAR