POST DETAIL

Kamis, 31 Mei 2012 - 17:27

Pemerintah Dan PLN Harus Berkomitmen Bantu Listrik Untuk Smelterisasi Mineral

Jakarta, Seruu.com - Sebagai Ketua Asosiasi Industri Pengolahan dan Pemurnian Tambang, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, Bambang Sujagad menyampaikan perlunya singkronisasi antara pemerintah dan PLN untuk membantu penyediaan listrik bagi perusahaan tambang mineral nasional yang membangun smelter di 2014 nanti. Meskipun sebenarnya negara tidak mampu untuk ini, paling tidak pemerintah dan PLN bisa memberikan kemudahan dalam penyediaan maupun pembangunan pembangkit listrik yang salah satunya dengan batubara.

"Smelter kita perlu listrik yang besar tetapi perusahaan yang besar-besar harus buat sendiri, yang kita tahu listrik pemerintah tidak cukup kecuali ada kelebihan dikit, yang penting nanti PLN dan ESDM membantu untuk membuat listriknya dipermudah, dia bangun sendiri juga nggak masalah," katanya saat ditemui Seruu.com.

Bambang berpendapat selama ini  batubara belum di touch, dan ditentukan berapa yang boleh diekspor karena akan satu jalan bila telah diketahui berapa kebutuhan untuk smelter. Dan ini akan menentukan Domestic Market Obligation (DMO) untuk menjual ke dalam negeri.

"Kenapa sekarang belum? karena kepentingan batubara dalam baru 82 juta ton/tahun, dimana produksi kita sudah lebih dari 360 juta ton/tahun. Jadi kalau kita larang semua, untuk ke dalam siapa yang mau pakai kan hanya 25% dipakai dalan negeri dari 360 juta ton. Nanti kalau sudah tahu kebutuhannya smelter itu banyak, bisa tahu berapa sih kebutuhan dalam negeri, berapa yang harus diekspor?," tambah Bambang.

Menurutnya Bambang Indonesia dirasa sudah bisa mengembangkan teknologi smelter, namun butuh biaya yang sangat besar. Jadi bila tidak dimungkinkan bagi perusahaan mineral yang kecil bisa menjual ore ke perusahaan mineral yang siap melakukan smelterisasi.

"Smelter sangat mahal memang, salah satunya untuk nikel yang tergantung outputnya berapa, contoh untuk hasilkan 1000 veronikel/bulan, perlu 100.000 bahan mentah nikel itu dimasak jadi 1500 ton/bulan dan itu perlu listrik 100MW minimum. Kalau dari bauksit ke alumina besar sekali sedikit powernya, tp dari alumina ke aluminium itu lebih besar lagi".[Ain]



MOST POPULAR