POST DETAIL

Selasa, 29 Mei 2012 - 16:39

Khawatir Listrik Jakarta Padam, Wacik Janji Suplai Berapapun Permintaan BBM Non Subsidi di Kalimantan

Jakarta, Seruu.com - Pemblokiran pengiriman barubara di Sungai Barito yang dilakukan warga Kalimantan karena kesal atas permintaan penambahan kuota untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tidak urung dipenuhi oleh pemerintah pusat diakui Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Jero Wacik mampu menjadi pemicu padamnya listrik di Jawa.

Meskipun belum ada solusi cepat pihaknya meminta kepada para gubernur agar bisa mengendalikan ini hingga tidak ada pemblokadean terhadap regulasi batubara, karena menurutnya pemblokiran ini hanya menciptakan masalah baru tanpa adanya jalan keluar. Hal ini disampaikannya seusai rakor di Menko Perekonomian,  Senin (28/5/2012) kemarin.

"Kalau mau menyelesaikan masalah jangan ciptakan masalah baru, jadi kalau minta tambah BBM terus memblokade batubara urusannya akan makin besar. Akibatnya listrik di Jakarta mati, karena gunakan batubara urusannya jadi nasional. Kan rugi juga Kalimantan kalau batubara nggak boleh keluar," ungkap Wacik.

Wacik mengaku sudah mendapat penyelesaiannya dengan menambah kuota BBM non subsidi berapapun yang diminta oleh Kalimantan. Namun terlalu berat bila yang diminta adalah BBM subsidi karena butuh mekanisme yang rumit.

"Kita pasti minta tambahannya untuk tahun ini, karena pengeluarannya nampak 9% lebih tinggi dari tahun lalu," lanjutnya.

Jero Wacik juga tak henti-hentinya meminta pengertian atas ancaman gubernur Kalsel yang berkata tidak akan memasok batubara, Wacik berkata gubernur adalah satu paket dengan pemerintah jadi bila ada kesulitan harusnya bisa menjadi kesulitan pusat pula.

"Kalau ada kesulitan ya kesulitan saya juga, jadi pola ancam mengancam menurut saya nggak mungkin. Saya kenal kok gubernur Kalsel, pasti nggaklah," tutup Jero.[Ain]



MOST POPULAR