POST DETAIL

Selasa, 29 Mei 2012 - 14:52

KESDM Tanggapi Pelanggaran HAM Akibat Permen 7 Hanya Dengan Maaf

Jakarta, Seruu.com - Aksi penolakan Permen 07 yang digelar oleh  Solidaritas Pekerja Tambang (Spartan) seusai berdiskusi dengan International Labour Organization (ILO),  Senin (28/5/2012) kemarin seolah nihil alias tanpa hasil. Bagaimana tidak,  Menteri ESDM Jero Wacik menganggap hal tersebut tidak ada bahkan tidak percaya akan terancamnya 4 juta buruh tambang akan di PHK akibat dari pelaksanaan permen ini.

"Ah nggak ada itu PHK segitu, daftarnya ada nggak, lalu dimana, lihat aja nanti. Akhirnya sekarang kita terangkan mereka mengerti tentang permen ini, dan keluar way outnya dari mereka," ucapnya saat ditemui seusai rakor di Kemenko (28/5).

Ketidakpedulian akan indikasi pelanggaran HAM yang akibat permen ini semakin terlihat saat pihak KESDM menerima beberapa perwakilan SPARTAN dan memberikan janji tindak lanjut dari peristiwa PHK massal ini, hal ini dijelaskan Hendra Daniel selaku koordinator Spartan saat dihubungi Seruu.com Selasa (29/5).

"Mengenai tuntutan kita kemarin di Kementrian ESDM sudah diterima dan akan ditindak lanjuti ditingkat Menteri dan Dirjen. Selanjutnya rencananya hari ini mereka akan mengundang semua Kementrian terkait, mulai dari Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja, Menteri ESDM, Dirjen Bea cukai, untuk duduk bersama merumuskan langkah kongkrit untuk menghindari terjadinya PHK massal," jelas Hendra.

Namun menurutnya hingga sekarang pemerintah belum memberitahu apa langkah konkrit yang diambil pemerintah untuk mencegah ini, dan parahnya hanya ucapan maaf yang diterima perwakilan Spartan atas terancamnya PHK terhadap buruh tambang, bukan statemen tegas dari pemerintah untuk atasi ini.

"Mereka juga meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Spartan dan kepada para pekerja tambang seluruh Indonesia. Yah itu saja," pungkasnya. [Ain]
 



MOST POPULAR