POST DETAIL

Selasa, 29 Mei 2012 - 09:26

Harga Minyak Naik dan Dolar Melemah Terhadap Euro

London, Seruu.com - Harga minyak naik pada Senin karena produsen minyak mentah utama Iran dan kekuatan Barat gagal mencapai kesepakatan atas program nuklir Teheran dan dolar melemah terhadap euro, kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, naik 48 sen menjadi 91,34 dolar AS per barel. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli meningkat 82 sen menjadi menetap pada 107,65 dolar AS pada perdagangan di London. Demikian diberitakan AFP yang dipantau oleh ANTARA News di Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Isu pengayaan uranium Teheran dan persediaan telah menjadi pusat pembicaraan pekan lalu antara Iran dan kekuatan utama dunia -- yang percaya kegiatan nuklir negara itu menutupi upaya untuk membangun senjata atom.
Iran, sudah di bawah sanksi berat karena menolak untuk menangguhkan program nuklirnya, telah membantah tuduhan itu dan mengancam akan memutus pasokan minyak Timur Tengah jika dihadapkan dengan sanksi lebih lanjut.

"Iran dan Grexit mendorong harga minyak turun selama paruh pertama minggu lalu, tetapi perkembangan pada kedua isu itu telah berubah menjadi dukungan untuk harga minyak," kata Tamas Varga, seorang analis di broker PVM Oil Associates, Senin.

"Tidak memerlukan pemahaman besar politik internasional untuk membaca taktik Iran pada isu nuklir, dan itu mungkin naif untuk berpikir di awal pekan lalu bahwa perjanjian antara Iran dan kekuatan dunia itu bahkan jauh mungkin."

Para pedagang mengatakan bahwa harga minyak juga didukung oleh melemahnya "greenback", yang membuat minyak mentah dalam denominasi mata uang dolar lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, mendorong permintaan dan harga pada gilirannya.

Euro naik terhadap dolar setelah jajak pendapat menunjukkan kemenangan untuk partai konservatif pro-penghematan dalam pemilihan umum Yunani mendatang.[ant]



MOST POPULAR