POST DETAIL

Senin, 28 Mei 2012 - 17:30

Jero Wacik Siap Hadapi Bila PHK Massal Buruh Tambang Dibawa Ke Konferensi Internasional

Jakarta, Seruu.com - Menteri ESDM Jero Wacik tanggapi santai aksi buruh tambang yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Tambang (Spartan) atas penolakan pemberlakuan Permen 7 yang mengancam sekitar PHK 4 juta buruh tambang. Ia mengelak  bahwa permen ini menimbulkan PHK massal di daerah. Hal ini diucapkannya saat dikonfirmasi seusai rakor di Kemenko.

Menurut Jero permen ini dibuat dengan tujuan baik, dan setelah adanya permen ini pengusaha tambang baru berinisiatif membangun smelyter dengan jumlah ekspor yang meningkat hingga 8 kali lipat.

"Ah nggak ada itu PHK segitu, daftarnya ada nggak, lalu dimana, lihat aja nanti. Akhirnya sekarang kita terangkan mereka mengerti tentang permen ini, dan keluar way outnya dari mereka," ucapnya saat ditemui seusai rakor di Kemenko (28/5/2012).

Disinggung tentang pemberlakuan permen hingga menyebabkan PHK massal, Wacik berkata bahwa pihaknya akan mengajak bertemu pengusaha tambang untuk membuktikan seberapa besar kerugian mereka bila permen ini terus berjalan, karena menurut hematnya permen ini justru memberikan nilai tambah.

"Kita mau ajak bicara, saya mau lihat bukunya. Kemana mereka ekspor, dimana diekspor dan berapa harganya dan volumenya, berapa ruginya, saya mau cek bener rugi nggak?" katanya.

Justru Jero menganggap rencana Spartan yang telah berdiskusi dengan ILO juga aktivis HAM Ratna Sarumpaet adalah usaha mempolitisir, dan Ia mengaku siap untuk menghadapi ini.

"Kalau mau dipolitikin ke Konferensi Internasional dunia saya harus hadapi lah, saya terangkan baik-baik kan dan ini tujuannya baik," jawabnya singkat. [Ain]



MOST POPULAR