POST DETAIL

Jumat, 25 Mei 2012 - 19:40

Meski Inefisiensi Rp 93 triliun, PLN Yakin Bisa Bantu Infrastruktur Listrik Bagi Perusahaan Tambang

Jakarta, Seruu.com - Kepala Divisi BBM dan Gas Suryadi Marzuki PT. PLN (Persero)  tidak membantah inefisiensi PLN mencapai 93 triliun, namun pihaknya tetap optimis bisa memenuhi kebutuhan listrik untuk smelter perusahaan tambang nasional tahun 2014 yang menjadi syarat UU Minerba No 4 th 2009. Hal ini disampaikannya seusai menghadiri jumpa pers penandatangan MoU PLN dan British Petrolium di KESDM kemarin (25/5/2012).

"Memang adalah segitu kita inefisiensi, tapi untuk sekarang ini belum masuk gas-gas untuk energi terbarukan, kalau masuk kita bisa kurangi lah", katanya kepada Seruu.com seusai jumpa pers.

Meskipun demikian, Suryadi mengaku PLN sanggup membantu suply listrik untuk smelter-smelter pertambangan mineral di daerah. Namun berbeda dengan yang disampaikan Dirut PLN Nur Pamudji beberapa waktu lalu kesiapan infrastruktur listrik akan dibantu dengan impor listrik dari negara tetangga, Suryadi menjelaskan listrik teesebut bukan dengan impor melainkan menggunakan energi alternatif yaitu batubara.

"Kita tetap membantu suply untuk smelter, tergantung kesiapan smelternya pokoknya kita siap memproduksi listrik untuk mereka di tahun 2014", tegas Suryadi.

Dirjen Minerba, Thamrin Sihite-pun mengungkapkan hal serupa, ia menyatakan PLN telah memberikan jaminan kesiapan menyuplai listrik untuk perusahaan tambang yang membangun smelter.

"Ini ada semacam jaminan dari PLN,  bahwa mereka siap suplai listrik smelter untuk pulau Jawa, itu tidak masalah jadi kalau memang mereka butuh listrik segera. Bukan hanya pulau Jawa, Sulawesi, juga seluruh indonesia", tukas Thamrin saat ditemui di Kemenkeu (24/5/2012). [Ain]



MOST POPULAR