POST DETAIL

Kamis, 24 Mei 2012 - 12:20

Terancam PHK Massal, 200 Perwakilan Pekerja Tambang Sambangi Komisi IX DPR

Jakarta, Seruu.com - Sekitar 200 perwakilan pekerja tambang Kamis (24/5/2012) mendatangi komisi IX DPR RI Jakarta untuk mengadukan nasib mereka yang terancam pasca penerbitan Permen ESDM 07/2012 yang ditujukan pada semua industri tambang dalam negeri.

Menurut Abdurrahan dari perusahaan tambang Stargate kedatang mereka merupakan wujud kekhawatiran akan nasib jutaan pekerja tambang di perusahaan nasional di Indonesia yang terpojok dengan Permen tersebut. Pasalnya para pengusaha tambang dalam negeri mengancam akan menutup usaha mereka karena menilai Permen tersebut tebang pilih dan terkesan dipaksakan untuk membunuh industri tambang kecil.

"Kami minta nasib kami dan keluarga ikut dimasukan dalam pertimbangan yang diambil oleh pemerintah. Sehingga mereka tidak semena-mena dalam mengeluarkan aturan," tutur Abdurrahman kepada seruu.com, Kamis (24/5/2012).

Saat ini para pekerja terlihat sedang melakukan negoisasi dengan perwakilan Komisi IX DPR.

Rencananya Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning dan sejumlah perwakilan dari beberapa partai akan menemui mereka untuk mendengarkan aspirasi yang dibawa.

Seperti diketahui Peraturan Menteri ESDM no 07/2012 yang diterbitkan khusus untuk pemegang IUP dan IPR mewajibkan agar pengusaha tambang nasional diluar pemegang Kontrak Karya Pertambangan membangun smelter dan melakukan pemurnian bahan tambang yang akan diekspor. Belakangan Menteri Perdagangan dan Menteri Keuangan menetapkan aturan baru dimana 65 produk Mineral logam dan non logam dikenai bea keluar 20 persen jika tetap melakukan ekspor bahan tambang mentah.

Itupun dibarengi dengan aturan dari Kementrian ESDM yang mewajibkan verifikasi ulang dan menetapkan sejumlah persyaratan bagi perushaaan tambang nasional yang ingin tetap melakukan ekspor. [musashi]



MOST POPULAR