POST DETAIL

Sabtu, 12 Mei 2012 - 16:46

Gubernur Kaltim Bantah Ancam Pemerintah Pusat Terkait Penambahan Kuota BBM

Samarinda, Seruu.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) mengaku tidak pernah menyatakan memboikot pemerintah pusat terkait jatah bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang masih kurang.

"Pernyataan ini perlu saya sampaikan karena di koran-koran daerah dan nasional menyebutkan, saya ditulis termasuk dari empat gubernur di Kalimantan yang memboikot pemerintah pusat," ujar Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Samarinda, Sabtu (12/5/2012).

Hal itu diungkapkan gubernur ketika memberikan sambutan sebelum melantik Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Pengurus Kalima Plus Kaltim. Kalima Plus merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di banyak bidang, antara lain pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

"Saya kemarin juga ditelepon Pak Jero Wacik (Menteri Energi dan sumber daya Mineral/ESDM) terkait pemboikotan itu. Saya katakan bahwa saya tidak melakukan pemboikotan, namun saya minta agar jatah BBM bersubsidi untuk Kaltim ditambah, karena antrean di semua SPBU (satsiun pengisian bahan bakar umum) di Kaltim terjadi setiap hari," ujarnya.

Ia mengakui BBM bersubsidi untuk wilayah Kaltim memang masih sangat kurang. Untuk itu, pemerintah pusat harus menambah kuota BBM bersubsidi bagi Kaltim. Awang juga menyatakan sepakat tentang penghematan BBM, bahkan dirinya juga menganjurkan kepada masyarakat agar melakukan penghematan. [ms]



MOST POPULAR