POST DETAIL

Jumat, 11 Mei 2012 - 18:35

Pemerintah Penuhi Tuntutan Gubernur Se - Kalimantan, Kuota BBM Nasional Direvisi

Balikpapan, Seruu.com - Pemerintah melalui Menko Kesra, R Agung Laksono akhirnya memastikan akan merevisi kuota BBM nasional. Hal ini sejalan dengan tuntutan Gubernur se-Kalimantan yang minta agar kuota BBM bersubsidi untuk Kalimantan ditambah.

Dalam penjelasannya Agung Laksono menyatakan Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar 40 juta Kilo liter akan diubah karena faktanya jumlah tersebut tidak mencukupi untuk kebutuhan secara nasional.

"Kenyataannya kurang, jadi kuota berubah secara nasional. Tapi harus dibahas ulang dengan DPR. Saat ini sedang diupayakan oleh Jero Wacik (Mentei Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM)," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (11/5/2012) pagi.

Ia menjelaskan, pemerintah harus membahas ulang dengan DPR mengenai penetapan kuota BBM bersubsidi karena penetapan 40 juta kiloliter tersebut sudah disahkan melalui undang-undang. Perubahan itu juga terkait dengan permintaan tambahan kuota BBM oleh empat Gubernur di Kalimantan yang dinilai tidak mencukupi.

Namun, menurut Agung, dengan adanya penambahan kuota secara nasional tersebut, pemerintah daerah harus melakukan penghematan energi dan mencegah bocornya BBM bersubsidi ke industri. Sebab, diduga banyak BBM bersubsidi dijual ke industri sehingga kuota setiap daerah selalu kurang.

"Berapa pun penambahannya, kalau tidak diimbangi dengan penghematan dan pengawasan oleh pemerintah daerah tidak akan mencukupi. Makanya penghematan penggunaan energi harus digalakkan," tuturnya. [ms]



MOST POPULAR