POST DETAIL

Kamis, 10 Mei 2012 - 08:46

Permen 07 Tahun 2012 Beri Red Carpet Bagi Pengusaha Tambang Asing

Jakarta, Seruu.com - Pemberlakuan Permen ESDM no. 07 tahun  2012 bagi mineral dianggap beberapa tokoh salah satunya anggota Komisi VI DPR RI Sukur Nababan sebagai punishmen bahkan mematikan pengusaha mineral nasional. Sukur berpendapat selama ini pemerintah terlalu memanjakan pengusaha tambang asing seperti Freeport, Inco dan Newmount tanpa peraturan yang tegas. Bahkan mereka bebas dari Permen 07 ini dengan dalih ketiga perusahaan tambang asing ini adalah kontrak karya.

"Jawaban bodoh kalau sampai pemerintah bilang karena mereka kontrak karya jadi susah dan tidak bisa disamakan dengan pengusaha nasional aturannya. Kan seharusnya mereka yang ikut aturan negara kita, bukan sebaliknya," tegas Sukur saat berbincang dengan seruu.com, Rabu (9/5/12) kemarin.

Kondisi ini semakin diperparah dari perusahaan dalam kontrak karya yang belum jelas kontribusinya untuk negeri, namun pemerintah menganak emaskan mereka.

"Ini anehnya pemerintah, asing malah dikasih red carpet sekarang pengusaha nasional malah mau dimatikan. Kalau memang mau dimatikan, musnahkan saja semua. Sejelek-jeleknya adat pengusaha Indonesia larinya pasti ke kita sendiri. Tapi sebaik-baiknya luar negeri nggak mungkinlah masuk ke negara kita," ungkap Sukur.

Dalam polemik ini kata Sukur, bukanlah untuk saling menyalahkan, karena dari banyaknya kejanggalan permen 7 nyatanya pemerintah khususnya ESDM memang belum paham dengan yang mereka buat. Contoh yang paling fatal adalah tidak adanya Juknis hingga permen ini diputuskan berlaku 6 Mei kemarin.

"Yang namanya peraturan harus sinergi-lah dengan peraturan tehnisnya, bisa dibayangkan kalau tehnisnya nggak ada. Pasti kacau balau kan? Kapan bisa majunya negara ini kalau asing yang selalu diistemawakan," paparnya.

Permen 07 menurut Sukur peraturan yang tidak rasional, karena banyak sekali pertimbangan yang tidak terfikirkan dari pemberlakuannya. Yang pasti akan membawa banyak impact baik dari ekonomi maupun sektor lain.

"Ini bisa menimbulkan efek domino di sektor ekonomi, bahkan ekonomi pertambangan mineral kita bisa terpuruk,". [Ain]



MOST POPULAR