POST DETAIL

Senin, 7 Mei 2012 - 21:24

Ketua YLKI: Pemerintah Jangan Njeplak di Wacana Saja Segera Ambil Keputusan!

Jakarta, Seruu.Com - Banyaknya program pengendalian BBM bersubsidi akhir-akhir ini kerapkali membuat konsumen bingung, seperti diungkapkan oleh ketua YLKI Sudaryatmo S.H

"Kalau pemerintah terus-terusan menunda pengendalian atau pembatasan bbm bersubsidi maka akan terjadi over kuota, yaitu jumlah kuota akan melebihi dari yang sudah ditetapkan dalam APBNP 2012 yaitu 40 juta KL," Ungkapnya ketika di temui di kantor YLKI, Senin (7/5/2012).

Sudaryatmo juga menjelaskan jika Pembatasan dan pengendalian yang ditunda-tunda membuat banyak pelaku industri bingung dan pemerintah seharusnya berani mengambil keputusan.

"Masyarakat dan juga para pelaku industri dibuat bingung dengan penundaan pembatasan maupun pengendalian BBM subsidi kali ini. Seharusnya pemerintah berani mengambil keputusan, jangan hanya sekedar wacana atau rencana saja," jelasnya.

YLKI menganggap pembatasan yang paling efektif untuk BBM bersubsidi ini lebih pada kendaraan pribadi.

"Pembatasan yang paling efektif itu sebenernya lebih pada kepada kendaraan pribadi,artinya yang disubsidi itu hanya kendaraan umum,namun pemakaiannya juga dibatasi dan dikendalikan setiap hari. Selain itu hal ini juga bisa jadi alternatif untuk mengurangi kemacetan, dan para pengguna kendaraan pribadi kembali menggunakan kendaraan umum," tutupnya. [Rere]



MOST POPULAR