POST DETAIL

Jumat, 4 Mei 2012 - 08:05

Penerbitan Global Bond Cerminan Besarnya Dukungan Investor Internasional Kepada Pertamina

Jakarta, Seruu.Com - PT Pertamina (Persero) mendapatkan pendanaan senilai US$2,5 miliar melalui penerbitan obligasi global yang terbagi  dua tranches, yaitu obligasi global bertenor 10 dan 30 tahun.

Pertamina merupakan perusahaan energi teritegrasi dari operasi hulu hingga hilir. Pertamina mendapatkan rating Baa3 (outlook stabil) dari Moody’s, BB+ (outlook positif) oleh Standard & Poor’s, dan, BBB- (outlook stabil) oleh Fitch.

Menurut vice president communication pertamina, M. Harun, obligasi yang akan jatuh tempo pada mei 2022 ini memiliki kupon seharga 98,631.

"Obligasi senilai US$1,25 miliar yang akan jatuh tempo pada Mei 2022 memiliki kupon 4,875% dan diterbitkan pada harga 99,414, dengan yield 4,950%. Obligasi jatuh tempo Mei 2042 diterbitkan dengan kupon 6,000%, pada harga 98,631 dan yield 6,100%." Jelasnya, Kamis (3/5/2012).

Harun juga mengharapkan bahwa obligasi kali ini ratingnya setara dengan rating pertamina sebagai perusahaan.

"Obligasi yang diterbitkan tersebut diharapkan mendapatkan rating yang setara dengan rating Pertamina sebagai perusahaan. Pertamina berniat untuk menggunakan obligasi tersebut untuk keperluan belanja modal dan keperluan operasional perusahaan." lanjutnya.

Harun juga memaparkan bahwa Penawaran kali ini responnya sangat baik dari investor global.

"Penawaran obligasi Pertamina mendapatkan respons positif dari investor global. Permintaan investor pada masa penawaran mencapai US$9,3 miliar, atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga lebih dari 3,7 kali.Hal ini menunjukkan investor masih menaruh kepercayaan pada Pertamina, di mana sebelumnya Pertamina sukses menawarkan obligasi global senilai US$1,5 miliar pada Mei 2011." tandasnya.

Berdasarkan penyebaran geografis, obligasi bertenor 10 tahun terserap oleh investor dari kawasan Asia sebanyak 47%, Eropa 24%, dan investor asal Amerika Serikat 29%. Berdasarkan institusi, sebanyak 62% dari obligasi tersebut diserap oleh manajer investasi, 15% perbankan, 8% lembaga asuransi dan dana pensiun, serta 7% bank sentral dan lembaga pengelola investasi negara, serta 8%private bank.

Dan obligasi dengan tenor 30 tahun sebanyak 32% diserap oleh investor asal Asia, 23% Eropa, dan 45% Amerika Serikat. Sebesar 75% dari obligasi tersebut dialokasikan ke manajer investasi, 7% perbankan, 10% lembaga asuransi dan dana pensiun, 2% bank sentral dan lembaga pengelola investasi negara, dan 6% oleh private bank.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengapresiasikan suksesnya penerbitan obligasi global tersebut.
 
“Kami telah menjadikannya sebagai benchmark. Obligasi Pertamina ini merupakan obligasi dengan kupon terendah dari seluruh obligasi global yang diterbitkan perusahaan asal Indonesia di pasar keuangan internasional saat ini. Penerbitan Global Bond ini mencerminkan besarnya dukungan investor internasional kepada Pertamina serta pengakuan investor terhadap prospek Pertamina di tahun-tahun mendatang” tuturnya.

Barclays Bank PLC, Citigroup Global Markets Limited, dan The Hongkong dan Shanghai Banking Corporation Limited yang bertindak sebagai joint bookrunners dan joint lead managers dalam transaksi ini. Disamping itu PT. Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai co-managers.

FACT Rating global bond Pertamina

  1. Fitch              BBB- (outlook stabil)
  2. Moody's        Baa3 (outlook stabil).

[Rere]



MOST POPULAR