POST DETAIL

Senin, 23 April 2012 - 21:41

Jubir SBY : Besok Presiden Gelar Rapat Kabinet Pembatasan BBM

Jakarta, Seruu.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar rapat paripurna membahas pengendalian dan penghematan bahan bakar minyak bersubsidi pada Selasa (24/4/2012) besok.

"Rencananya besok (24/4) akan digelar rapat kabinet paripurna sekitar pukul 4 sore, di mana akan nanti kita bisa ikuti bersama pembahasan dalam rangka penyelamanatan perekonomian nasional kita. Terkandung juga upaya gerakan penghematan energi," kata juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha di Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Menurut dia, rapat tersebut nantinya akan membahas berbagai opsi yang dimungkinkan dalam rangka penghematan BBM bersubsidi. Namun, Presiden belum akan mengumumkan kebijakan penghematan tersebut pada Selasa nanti. Sebab, Presiden sebelum mengumumkannya, akan mendengarkan masukan terlebih dahulu.

"Sebelumnya tentu bapak presiden mendengarkan masukan utama dari Komite Ekonomi Nasional, apakah itu nanti akan ada policy (kebijakan) nanti akan ada arahan dari bapak presiden," katanya.

Keputusan APBN P 2012 yang akhirnya tidak menaikan harga BBM pada 1 April lalu, membuat pemerintah harus merancang ulang kebijakan yang akan diterapkan.

Harga minyak yang naik, sementara harga BBM bersubsidi yang tetap, membuat selisih harga yang semakin lebar. Akibatnya, subsidi untuk BBM akan membengkak. Bahkan, diperkirakan dapat melebihi kuota BBM bersubsidi sebesar 40 juta kilo liter pada tahun ini.

Pemerintah kini terus mencari jalan untuk mengendalikan agar BBM bersubsidi tidak menembus kuota yang akan membebani APBN P 2012.

Oleh karena itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri telah menyatakan akan memimpin gerakan penghematan nasional dan juga menyiapkan langkah-langkah pengendalian guna mempertahankan APBN P 2012 tetap sehat dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Presiden mengatakan, langkah-langkah penghematan tersebut akan selesai pada awal Mei nanti. [ms]
 



MOST POPULAR