POST DETAIL

Sabtu, 21 April 2012 - 13:32

SDM Belum Siap, Pengendalian BBM Terancam Terbengkalai

Jakarta, Seruu.com - Rencana pemerintah yang akan melakukan pengendalian konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ditengarai akan terkendala faktor sumber daya manusia (SDM) di lapangan.

Sebab, kesiapan SDM di setiap stasiun pengisian bahan bakar akan menjadi kunci utama keberhasilan rencana kebijakan pemerintah tersebut.

"Ya itu harus ada kesiapan sumber daya manusia, personelnya, aparat-aparat di lapangan harus siap," kata Eri Purnomo Hadi Ketua Umum Hiswana Migas dalam diskusi polemik 'BBM Bikin Galau' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/04/2012).

Bahkan, menurutnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah terhadap masyarakat terkait pengendalian konsumsi BBM itu dinilai kurang. Hal ini diperparah dengan belum siapnya tenaga di lapangan untuk menjalankan kebijakan tersebut.

"Belum 100 persen siap, sosialisasi saya rasa masih kurang, tekhnis sedang kita bahas," paparnya.

Diketahui, kemunkinan besar yang akan menjadi sasaran pertama dari pengeturan BBM adalah mobil plat merah, dimana kendaraan dinas tersebut akan diarahkan untuk mengkonsumsi bahan bakar jenis Pertamax.

Menurut Eri, kalau tahap awal kebijakan itu diberlakukan hanya untuk mobil plat merah, maka pihaknya mengaku siap
secara SDM maupun insfrastruktur.

"Kalau untuk mobil dinas mungkin bisa ya, karena kan jumlahnya kecil, tapi yang susah membedakan adalah mobil dinas plat hitam, barang kali dikasih stiker besar saja disitu, hanya bbm non subsidi," tandasnya. [nurholis]
 



MOST POPULAR