POST DETAIL

Senin, 2 April 2012 - 14:29

Harga Minyak Mentah Kembali Melonjak di Bursa New York

Seruu.com - Harga minyak mentah naik untuk hari kedua di New York. Dua sentimen mendongkrak harga emas hitam ini, yakni berita dari perekonomian China dan Amerika Serikat. Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran Mei naik 54 sen menjadi 103,56 dollar AS per barrel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan sempat berada pada harga 103,46 dollar AS pada Senin (2/4/2012) pukul 8:35 AM waktu Sydney.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk penetapan Mei naik 51 sen, atau 0,4 persen, menjadi 123,39 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.  Para investor memprediksi, permintaan bahan bakar mungkin akan meningkat dengan adanya tanda menguatnya ekonomi China. Negara Asia Timur ini merupakan pengonsumsi terbesar kedua minyak mentah di dunia setelah Amerika Serikat. Laporan Biro Nasional Statistik dan federasi logistik China, Indeks Pembelian Manajer naik ke posisi tertinggi dalam satu tahun yakni 53,1 pada bulan Maret lalu.

Sementara itu, para ekonom di AS memprediksi bahwa gaji di AS mungkin meningkat pada Maret. Jika terjadi ini adalah kenaikan untuk bulan keempat secara berturut-turut. Laporan resmi dari pemerintah akan keluar minggu ini. Lalu, menurut survei Bloomberg, perekrutan tenaga kerja di AS meningkat sebesar 205.000 pada Maret ini setelah sebelumnya bertambah 227.000 pada Februari. Laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS terkait ini baru akan keluar 6 April 2012.

Harga minyak sendiri ditutup dengan keuntungan kuartal kedua pada tanggal 30 Maret lalu setelah Presiden AS Barack Obama menyatakan pasokan dunia sudah cukup untuk melanjutkan sanksi baru terhadap Iran. Iran dan negara-negara Barat bersitegang karena negara ini diduga memiliki proyek senjata nuklir. [ms]



MOST POPULAR