POST DETAIL

Jumat, 30 Maret 2012 - 12:44

Di Perdagangan Asia, Harga Minyak Mentah Naik

Singapura Seruu.com - Harga minyak mentah mengalami kenaikan di perdagangan Asia setelah Amerika Serikat mengatakan bahwa belum ada keputusan yang dibuat mengenai rencana merilis cadangan minyak strategisnya, kata seorang analis, Jumat (30/3/2012).

Kontrak utama New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei mencatat kenaikan 66 sen ke posisi 103,44 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent North Sea juga penyerahan Mei naik 47 sen menjadi 122,86 dolar AS per barel.

"Meskipun merebaknya spekulasi, belum ada keputusan sejauh ini seputar rencana merilis cadangan minyak strategis dan saya pikir pasar sedang bereaksi untuk itu," kata Justin Harper, ahli strategi pasar pada IG Markets Singapore.

Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan, "Saya akan mengatakan, bahwa saya akan mengulang lagi perkataan bahwa opsi ini masih dibahas, tetapi belum ada keputusan yang telah dibuat dan belum ada aksi khusus yang telah diusulkan."

Harga minyak telah mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir di tengah spekulasi bahwa negara-negara konsumen minyak utama seperti Amerika Serikat, Inggeris dan Perancis dapat memenuhi cadangan strategis mereka guna meningkatkan pasokan.

Harga minyak juga tetap mendapat dukungan dari kekhawatiran seputar kemungkinan dikucurkannya pasokan di tengah berbagai sanksi Barat atas minyak Iran.

"Kekhawatiran tersebut masih tetap ada seputar Iran dan gangguan di Timur Tengah," kata Harper.

Produksi dari salah satu negara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) terbesar itu diperkirakan akan menurun didukung berbagai sanksi dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Barat, yang percaya bahwa Teheran sedang melaksanakan program pengembangan senjata nuklir meski Iran secara tegas menolak tuduhan itu dengan mengatakan bahwa program itu murni untuk tujuan damai.[ant]



MOST POPULAR