POST DETAIL

Kamis, 15 Maret 2012 - 13:21

Hadapi Peraturan Menteri ESDM 07/2012, Pengusaha Mineral Nasional Siap Bentuk Asosiasi

Jakarta, Seruu.com - Menyikapi munculnya Peraturan Menteri Energi Mineral dan Sumber Daya Manusia (ESDM) no 07 tahun 2012. Sejumlah pengusaha mineral nasional saat ini sedang mengkonsolidasikan diri dan membangun organisasi untuk dapat memberi masukan terhadap pemerintah terkait dengan kebijakan yang oleh pengusaha nasional dinilai tebang pilih tersebut.

Hari ini sejumlah pengusaha akan mendeklarasikan berdirinya Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO) di hotel Borobudur Jakarta pada pukul 15.00, Kamis (15/3/2012). Dalam rilis media yang kami terima, deklarasi tersebut juga akan diisi dengan penyikapan para pengusaha nasional terhadap peraturan Menteri ESDM no 07.

" Kami melihat adanya kemungkinan terjadi PHK besar-besaran yang menurut data kami kurang lebih 20000 (dua puluh ribu) tenaga kerja; Pendapatan masyarakat sekitar usaha pertambangan menjadi hilang; Devisa Negara serta Pendapatan anggaran Daerah menjadi hilang; Perusahaan-perusahaan supplier penunjang seperti alat-alat berat, catering, konsultan dan lain sebagainya terancam diputus ;Akan terjadi monopoli usaha yang terindikasi menguntungkan pihak asing; dan lain sebagainya jika Permen 07 tersebut diberlakukan oleh pemerintah," tulis siaran pers yang dikeluarkan DPP APEMINDO, Rabu (15/3/2012).

Untuk itulah maka sebagai bentuk kekuatan untuk melawan peraturan pemerintah yang tidak pro rakyat tersebut para pengusaha Mineral Indonesia pada bulan Februari 2012 bertemu dan sepakat menyatukan kekuatan bersama membentuk Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO).

"Deklarasi dan pernyataan resmi kami akan kami keluarkan sore ini," tutur Sarmanto perwakilan APEMINDO yang kami hubungi.

Sejumlah pejabat dari kementrian ESDM dikabarkan akanturut hadir dalam acara tersebut. Mereka juga mengundang sejumlah petinggi KADIN dan Asosiasi pertambangan lainnya. [musashi]



MOST POPULAR