POST DETAIL

Selasa, 13 Maret 2012 - 15:38

Wah Di DPR Menteri Jero Sebut Yang Kena Dampak Kenaikan BBM Cuma Orang Kaya!

Jakarta, Seruu.com - Mengejutkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik mengungkapkan hal yang berseberangan dengan data yang dikeluarkan justru oleh sejawatnya dari Menteri Keuangan dan Kepala BAPPENAS terkait dampak kenaikan BBM.

Menurut Jero Wacik kenaikan harga BBM bersubsidi menjadi Rp 6.000/ liter hanya akan memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat kelas menengah ke atas alias orang-orang kaya.

"BBM naik kelompok menengah ataslah banyak yang kena dampak, karena selama ini hampir 77 persen subsidi BBM dinikmati oleh yang tidak pantas menikmati subsidi," kata mantan Menteri Pariwisata ini di Gedung DPR, Selasa (13/3/2012).

Jero Wacik beralasan bahwa selama ini hanya 15 persen dari kalangan ini yang menikmati subsidi, sementara sisanya beberapa persen memang ada yang dicuri dan diselundupkan.

"Kenapa yang mampu yang kaya paling terkena dampak, pasalnya kenaikan Rp 1.500/liter bagi rakyat yang tidak mampu mendapatkan 5 (lima) kompensasi dari pemerintah, mulai BLSM, raskin, bazar murah dan lain-lain," ujarnya.

Pernyataan Jero Wacik tersebut tidak sinkron dengan fakta dan analisa yang dipaparkan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardoyo yang kemarin memperdiksikan dengan inflasi yang terjadi maka kenaikan BBM akan membuat peningkatan angka kemiskinan menjadi 12,8 persen atau menambah jumlah orang yang masuk kategori miskin. [baca : Di DPR Menteri Keuangan Akui Kenaikan BBM Akan Tingkatkan Angka Kemiskinan]

Sementara Kepala BAPPENAS Almida Alisjahbana dengan terang memaparkan selain menambah jumlah orang miskin kenaikan BBM juga akan mengurangi 90 Ribu lapangan kerja. [baca: Bappenas : Kenaikan BBM Tambah 12 Persen Orang Miskin dan Hilangkan 90 Ribu Lapangan Pekerjaan] .[musashi]



MOST POPULAR