POST DETAIL

Selasa, 13 Maret 2012 - 12:36

Bappenas : IDB Janjikan Pinjaman 3,3 M.USD Untuk Infrastruktur

Jakarta, Seruu.com - Islamic Development Bank (IDB) akan memberikan pinjaman dana berupa loan  untuk Indonesia sebesar US$ 3,3 miliar sampai dengan 2014-2015. Ini  merupakan sebuah komitmen IDB untuk mendorong pembangunan infrastruktur  dan pendidikan di Indonesia.

"Bantuan itu belum tentu kita pakai. Kita ingin lebih banyak untuk proyek swasta. Untuk pemerintah mungkin tidak menggunakan terlalu banyak. Plafonnya sampai 2014-2015," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional /Bappenas Armida S. Alisjahbana, di Jakarta, Selasa (13/3/2012).
 
Dia mengatakan pinjaman IDB akan dialirkan untuk pembangunan infrastruktur dan dana bantuan perguruan tinggi di Indonesia.
 
Untuk pinjaman pertama ke sektor swasta, dia mengatakan, akan diberikan kepada PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Sukoharjo yang memproduksi pakaian dan perlengkapan militer. Bantuan yang akan diberikan sebesar US$ 400 juta.
 
Kesepakatan pinjaman US$ 400 juta ini sudah ditanda-tangani antara perwakilan IDB dan pemerintah Indonesia yang diwakilkan Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S. Alisjahbana di Jeddah, Arab  Saudi pekan lalu. Sementara kesepakatan loan secara keseluruhan sudah  dilakukan pemerintah dan IDB di Jakarta 11 Mei 2011.

Armida mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan pemerintah untuk menambah pos anggaran untuk infrastruktur, sesuai dengan komitmen pemerintah.

"Selain itu, IDB dalam kesempatan yang sama akan membantu pemerintah untuk menciptakan masterplan roadmap untuk syariah ekonomi dan keuangan. Yang nantinya akan digunakan Indonesia sebagai acuan pelaksanaan ekonomi syariah di Indonesia yang selama ini belum terlaksana dengan semestinya,"ujarnya.
 
Untuk konsep seperti itu, kata Armida, pihaknya akan melakukan kerjasana dengan BI dan Kemenkeu. Upaya itu dilakukan, sebelum terbentuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Pembuatan roadmap syariah ekonomi dan keuangan ini juga melihat potensi penduduk muslim di Indonesia yang cukup besar di dunia, dan saat ini masih terbatas pada jenis usahanya saja. Yang jelas roadmap ini akan kita susun untuk pengembangan ekonomi syarian di  Indonesia secara keseluruhan," tandasnya. [ms]



MOST POPULAR