POST DETAIL

Selasa, 6 Maret 2012 - 15:52

Naikan BBM, Pemerintah Jilat Ludah Sendiri

Jakarta, Seruu.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon menilai pemerintah telah menjilat ludah sendiri saat menetapkan keputusan untuk menaikan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi. Pasalnya dalam APBN telah ditetapkan bahwa pembatasan subsidi BBM tidak akan dilakukan dengan menaikan harga namun dengan membatasi subsidi bagi kendaraan roda empat di Jawa-Bali per 01 April 2012.

Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR tersebut berdasarkan Undang-undang No.22 tahun 2011 tentang APBN 2012 mengamanatkan kepada pemerintah melakukan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi per 1 April 2012. Secara rinci, pasal 7 ayat (4) UU APBN 2012 menyebutkan pembatasan konsumsi premium dilakukan untuk kendaraan roda empat pribadi di Jawa-Bali.

“Ini kan sama dengan menjilat ludah sendiri, pemerintah paranoid tidak bisa menerapkan sesuai APBN. Dia yang membuat pasal-pasal yang menjerat dirinya sendirinya. Akhirnya dia sendiri kebingungan mau exit dari situ. Mau
lakukan rescue,” tegasnya, usai sidang paripurna DPR, di Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (6/3/2012).

Ia mengatakan amanat UU APBN 2012 meenyatakan pemerintah harus melaksanakan per 1 April mendatang. Namun, karena kesulitan kini pemerintah malah mengusulkan RAPBN-Perubahan 2012, yang berdasarkan pernyataan Menteri Keuangan Agus Martowardojo akan diajukan secara resmi oleh pemerintah hari ini dalam sidang paripurna.

“Jangan dong kemudian karena kesalahan orang per orang kesalahan pihak yang tidak mampu,  memaksakan kehendakknya pembatasan terus sekarang escape berubah ke kenaikan,” tegasnya. [ms]



MOST POPULAR